Aku hanya bisa mengenangmu, mengenang masa-masa dimana kau ada disini, disisiku. Aku mencintaimu, aku menyesal tidak pernah mengatakannya padamu. Tapi sungguh aku mencintaimu dan aku sangat kehilanganmu. Selama ini aku berusaha untuk tegar, terus menghadapi cobaan ini dengan tabah. Tapi tidak, aku tidak setabah itu. Aku bahkan tidak tabah sama sekali. Setiap kali aku mengingatmu, aku merasa sangat sedih dan tak jarang menangis. Aku merindukanmu....
(Dedicated to my lovely father, you are the best father ever)
(Dedicated to my lovely father, you are the best father ever)

No comments:
Post a Comment